
Setiap manusia melalui perjalanan hidup yang berbeza-beza, penuh ujian dan pengorbanan tersendiri. Ada yang berjuang melawan kesulitan hidup, ada yang bergelut dengan emosi, dan ada yang bertarung dengan penyakit. Orang lain mungkin hanya melihat luaran kita, menilai dari apa yang tampak di mata mereka. Namun, hakikatnya, mereka tidak pernah tahu sepenuhnya apa yang kita lalui.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hujurat, ayat 12: "Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa." Ayat ini mengingatkan kita agar tidak mudah menilai atau menghakimi orang lain kerana kita tidak tahu beban yang mereka pikul. Sebaliknya, kita diajar untuk sentiasa bersangka baik dan menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada Allah.

Untuk melangkah dengan tenang dalam hidup, kita perlu belajar untuk ikhlas dan menyerahkan urusan kita kepada Allah. Ikhlas adalah kunci bagi mereka yang ingin meraih keberkatan dan ketenangan. Sebagaimana Rasulullah SAW berdoa memohon kekuatan dalam menghadapi ujian:

(Allahumma inni as'aluka as-sabra 'indal-qadha', wa manazil as-shuhada', wa 'aisy as-su'ada', wan-nasra 'ala al-a'da')
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kesabaran ketika menerima ketentuan-Mu, kedudukan para syuhada, kehidupan orang-orang yang bahagia, dan kemenangan atas musuh-musuh."
Ingatlah, di akhir nanti, hanya Allah yang akan menilai setiap usaha dan keikhlasan kita. Tidak perlu risau akan pandangan manusia, kerana penilaian yang paling penting adalah dari Allah yang Maha Mengetahui segala rahsia hati. Teruskanlah berjuang, berserah, dan bertawakkal kepada-Nya.
Catat Ulasan